47 comments on “Belajar Menulis Puisi

    • Kalau sesuai dengan definisi dan ciri-ciri puisi ya mestinya termasuk kategori puisi, Mbak. Namun sebenarnya, untuk belajar menulis sesuatu tak perlu dibebani oleh pikiran apakah yang kita tulis itu benar sesuai aturan atau tidak. Yang penting ungkapkan saja apa yang ada dalam pikiran dan perasaan kita. Apalagi, untuk jenis puisi baru (modern) nyaris tidak menggunakan aturan yang ketat seperti halnya jenis puisi lama.

      Terima kasih Mbak Riana atas atensinya…

  1. Reblogged this on PEDUKASI JAKARTA and commented:
    Bagi penikmat seni kata-kata, menulis puisi adalah salah satu kegiatan yang sangat digemari. Selain bahasanya yang menarik, puisi kadang menghentak nurani dalam memaknai sesuatu peristiwa atau ungkapan perasaan.

    • Betul sekali. Begitu pula bagi mereka yang senang dengan keindahan kata, yang suka mengungkapkan rasa, puisi merupakan alternatif yang tepat untuk diakrabi.

      Terima kasih atas reblogged dan komentarnya Mas…

  2. Maaf Mas Bro, gmana nih kalau menurut saya yang masih awam. Puisi khan merupakan curahan isi hati dari seseorang, jadi terkadang dalam menuliskan belum menggunakan aturan yang ada, itu gmana ya ?

    • Waduh Mas Aziz, kalau kita terlalu banyak mikir aturan penulisan, nanti malah kita tidak jadi menulis. Lebih baik terus menulis sambil belajar aturannya. Bisa juga tulisan itu kita serahkan pada orang yang kita anggap menguasai bidang tulis-menulis untuk mengomentarinya…

      Teruslah menulis Mas Aziz, ramaikan dunia dengan buah pikiranmu…!

  3. saya suka menulis puisi. dan lebih sering menulis puisi modern. tanpa aturan yang mengikat seperti dijelaskan di atas tadi. hehe.

    • Iya, saya juga. Mungkin karena bahasanya terlalu banyak kiasan, sehingga membingungkan pembacanya. Tapi sebenarnya bahasa puisi itu kan multiinterpretasi, jadi kita boleh menafsirkan sesuai kemampuan kita.Asal nggak jauh-jauh amat…

  4. assalamu’alaikum

    Aku ingin sekali membuat puisi….

    puisi cinta
    cintaku pada istriku
    ketika lagi kangen aku bilang i love u
    lagi bahagia aku bilang mencintaimu

    yang menyedihkanku
    ketika suatu kali marah menyergapku
    aku belum bisa mengucapkan kalimat itu

    ku ingin mengucapkan itu setiap saat

    ooh istri dan kekasihku
    maafkan aku

    wassalamu’alaikum

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb…

      Waduh, waduh… begitu dalam ungkapan perasaannya. Semoga sang istri tahu betapa besar cinta suaminya…

      Terima kasih atas silaturahmi, juga puisi romantisnya…

  5. wah, bisa minta diajari bikin puisi nih..
    karena contoh puisinya bagus banget, seperti suara dari hati
    tentang seseorang yang hadir singkat dan sesaat, tapi bikin hati … ehm….ehm…
    biasanya kalau tidak benar-benar dari hati, sulit jadi puisi.

  6. aktivitas blogwalking akhir-akhir ini menurun,.. sepertinya perlu banyak lagi doping biar semangat, salam pendidikan dari kalimantan tengah

    • Sepertinya doping yang termudah adalah blogwlking pada blog teman-teman yang sudah kita link. Dengan blogwalking itulah aktivitas menulis bisa terangsang.

      Salam kreatif untuk Mas Budi dan teman-teman di Kalimantan Tengah…

  7. Salam dari anak jogja,
    saya hobi nulis, tapi saya sering menggunakan kata2 nyata bukan kiasan, apakah itu juga puisi pak? Minder kalo liat karya orang dg keindahan bahasanya.:-/

    • Menurut saya, apakah kata-kata itu kiasan ataupun nyata tidaklah bermasalah untuk menyebutnya sebagai puisi. Apalagi sepertinya tak ada aturan baku dalam penulisan puisi modern.

      Terima kasih atas kunjungan dan atensinya, Mas.
      Salam penuh kreasi senantiasa…

  8. terimakasih atas pelajaran ini.
    bagi saya sangat sangat berguna dan bermanfaat
    karna aku suka akan puisi namun masih sangat awam.
    walau difb masuk beberapa group2 puisi namun hanya sesekali saja mengirim curahan hati.
    dengan adanya pengetahuan ini sangat menambah pengetahuan saya.
    terimakasih.

  9. Saya sering menulis puisi. Tapi saya sering kena tegur guru karena puisi saya terlalu banyak kiasan. Menurut beliau seharusnya saya mencantumkan bahasa yang sebenarnya juga. Kalau kata guru saya, puisi saya sulit dimengerti teman-teman. Jadi sebenarnya puisi itu boleh terlalu banyak kata kiasa gak? Terima kasih infonya bermanfaat.

  10. Mas, saya suka menulis puisi, saya mau memperbanyak kosakata yg memiliki kata2 kiasan maupun majas, seperti yg dicontohkan di atas. Bagaimana solusinya ya Mas? Terima kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s