13 comments on “Masih Kuingat

  1. Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Puisi ini bakal jadi pengingatku,pengingat masa sekolahku. Hehehee… Terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru yang telah banyak memberiku ilmu, dan juga telah membantuku untuk meraih cita-citaku. Semoga Allah membalas jasa-jasanya yang sangat besar. Amin

    Khusus untuk Pak Yoko, yang telah banyak memberiku inspirasi, dari menulis, membaca, dan yang aku suka adalah kata motivasinya yang membuatku jadi semangat. Memang benar, membaca dan menulis itu mengasyikan. Dalam Alquran juga diterangkan. Sekarang saya jadi tambah semangat untuk berkarya, walau masih kurang sempurna. Namun, dengan berusaha pasti bisa.

    Saya berharap, semoga Allah memberiku waktu untuk silaturahmi.
    Salam SEMANGAT untuk teman-temanku..!!!!!!!!!

    Salam kreatif.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb…

      Alhamdulillah bila puisi itu bisa menjadi pengingat atas segala yang pernah kita jalani. Bukankah masa-masa lalu menjadi sarana pembelajaran diri? Dan, pembelajaran diri yang sesungguhnya adalah bila kita mampu menjadikan segala yang kita lakukan menjadi lebih baik dari masa yang pernah kita lalui.

      Mudah-mudahan Allah Swt memberikan kemudahan dan kelancaran pada Mas Mahfud dalam usaha menciptakan kebaikan, sehingga terus semangat dalam berkarya, menebar rasa, menebar makna…

      Terima kasih, salam kreatif selalu…

  2. Allohu Akbar… Ternyata tidak kekal mereka itu di suatu tempat. Justru kalau mereka berlama-lama di suatu tempat akan menjadi tidak bagus. Seperti air, air yang diam di suatu tempat tidak sebagus air yang terus bergerak, air sunga misalnya ataupun air laut. Makin berkualitas dengan adanya dinamisasi dalam diri. Selamat berjuang dalam fase berikutnya. Perjuangan yang sesungguhnya…

    • Betul Om, segala sesuatu di dunia ini tidaklah kekal. Hari berganti hari, perjalanan mereka di madrasah ini pun mesti berakhir demi mewujudkan impian mereka selanjutnya. Perjuangan ke depan mesti dipikirkan karena angin yang menerpa pun akan semakin kencang.

  3. Assalamu’alaikum Wr. Wb…

    Terima kasih Pak atas puisi dan doanya, mudah-mudahan kami dimudahkan jalan dalam meraih kelulusan yang barokah. Puisinya sungguh menyentuh, mengingatkan masa-masa mengenal Bapak dulu, masa-masa awal belajar bersama, yang tak mungkin akan terulang. Meski begitu, semua akan menjadi kenangan, kenangan yang bisa memotivasi diri agar tak keliru melangkah.

    Sekali lagi terima kasih Pak, salam selalu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s