12 comments on “Puisi Menolak Korupsi (4)

    • Betul sekali, kalau kita perhatikan hukum memang sudah menjadi mainan para pelaku korupsi. Buktinya para koruptor yang telah terbukti pun, saat tampil di media tak pernah menunjukkan wajah penyesalan, tetap santai dan bergembira. Bahkan baju khusus dari KPK seolah menjadi kebanggaan. Mudah-mudahan kita bisa bersatu padu memantapkan niat memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.

      Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya Mas…😆

  1. Saat kesadaran makhluk bernama koruptor itu tak kunjung kembali, mungkin hanya seuntai doa untuk mereka agar Alloh mengampuni dosa-dosanya. Sungguh, hukum paling adil hanya milik Alloh karena Dia tak butuh disuap. Hukum negeri ini yang membuat juga makhluk yang sama-sama berpotensi korupsi. Ibarat bermain dengan mainan yang dibuat sendiri, maka dibuat senyaman mungkin, agar tidak menyiksa diri sendiri. Begitu kan hukum ‘kita’ sekarang ?

    Marilah kita berdoa juga semoga kita tidak akan pernah menjadi bagian dari makhluk-makhluk itu, karena terkadang sesuatu yang kita benci bisa menjadi bagian dari hidup kita.

    Pak, musiknya membuat saya sedih, hampir nangis.

    • Betul sekali, kalau segala daya telah dicoba dan tak menuai hasil, tentunya tinggal pasrah pada Yang Kuasa. Memang kita hanya bisa berdoa dan berusaha agar tidak ikut-ikutan melakukan hal tercela semacam itu.

      Terima kasih atas sumbang sarannya dan selamat menikmati sajian yang ada, termasuk musik pengiringnya…

  2. Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Begitu memprihatinkan keadaan negeri ini yang selalu terjadi korupsi. Padahal saat kita duduk di bangku TK, kita diajarkan untuk berbuat jujur, namun setelah tahta ada padanya mereka melupakan nya, dan mereka juga melupakan orang-orang yang di bawah.

    Aku teringat kisah Umar bin Abdul Aziz yang begitu luar biasa. Beliau tak berani menyalakan lampu temploknya. Padahal hanya lampu templok. Subhanalloh.

    Semoga mereka (para koruptor/yang sedang berbuat demikian) sadar, bahwa tidak baik memakan barang yang haram itu. Amin.

    Salam kreatif Pak Yoko. Semoga kebaikannya dan pahala selalu ditercurah dari Yang Maha Kaya. Amin🙂

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb…

      Aha, Mahfudz ikut mengamati juga ya. Syukurlah, ternyata Mahfudz masih ingat kisah inspiratif dari Umar bin Abdul Aziz. Memang kisah tersebut sangat bermanfaat yang bisa dijadikan pedoman bagi langkah kehidupan kita, sehingga mampu menghindarkan diri dari tindakan yang kurang pantas.

      Terima kasih telah ikut menyampaikan masukan, semoga Allah Swt memberikan balasan pahala kebaikan pula.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s