6 comments on “Kembali Berpuisi di Idul Fitri

  1. Assalamu’alaikum Wr. Wb….

    Keluarga Besar “Galeri Siswa” mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1434 H, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKHILAFAN YANG TELAH KAMI PERBUAT…

    Mudah-mudahan Allah Swt memberikan kita ampunan dan menerima segala amal ibadah kita.

    Salam penuh kreatif di Idul Fitri…

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb…

      Demikian pula halnya, saya pun memohon maaf bila selama ini dalam kebersamaan kita telah tertoreh begitu banyak kekhilafan. Semoga Allah Swt meridai niat baik kita untuk saling memaafkan dan menerima segala amal ibadah yang telah kita lakukan.

      Salam lebaran penuh kreatif pula untuk seluruh warga “Galeri Siswa”…

  2. Assalamu’alaikum Wr. Wb…

    Segenap penghuni “Blokdhe Banyumanik” mengucapkan Selamat Idul Fitri 1434 H, mohon maaf atas segala kesalahan dalam pergaulan kita di dunia maya. Semoga Allah Swt mengampuni kita.

    Salam persahabatan dengan penuh cinta sastra…

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb…

      Terima kasih atas ucapan dan doanya. Saya pun mohon maaf lahir dan batin. Semoga lembaran kehidupan kita menjadi putih bersih karena mendapat ampunan Allah Swt.

      Salam persahabatan dengan penuh cinta sastra pula untuk segenap penghuni Blokdhe Banyumanik…

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Raden….

    Nukilan berpuisi di Idul Fitri memang bisa mengusik hati dengan rangkai kata yang indah berbunga wangi. Saya antara yang suka menulis kata dengan bunga sastera yang mencantikan rona bahasanya. hati jadi nyaman dan terharu berkunjung serta. Amat dekat kalau bicaranya selembut sutera.

    Masih berlebaran lagikah di Indonesia ? Kalau di Malaysia, sambutan lebarannya selama 30 hari (maksudnya sepanjang Syawal). Tradisi ini tidak ada ketika zaman kecil saya. Raya hanya disambut 7 hari sahaja. Entah bila, bermulanya sambutan lembaran jadi terlalu lama sedangkan dalam Islam hanya satu hari.

    Semoga sukses dan terus berkarya untuk kemeriahan dunia sastera di dunia maya dan alam nyata.
    Salam hormat takzim dari Sarikei, Sarawak.😀

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb…

      Memang begitulah Mbak, kata-kata indah dalam rangkaian puisi selalu mengusik perasaan. Apalagi di Idul Fitri ini. Permintaan maaf menjadi lebih terasa sebagai ungkapan perasaan yang mendalam dan penuh kesungguhan. Bukankah untuk mencipta (memilih) kata-kata itu tidak mungkin berlaku sekedarnya, masalahnya bisa saja kata-kata tertentu hanya layak diberikan untuk orang-orang tertentu saja dan kurang pantas bila disampaikan kepada orang lain. Nah, saat kata-kata itu menjadi rangkaian indah puisi, barangkali semuanya menjadi penuh kepantasan.emohon ampunan

      Wah, kalau di Malaysia sambutan lebarannya sampai 30 hari atau sepanjang bulan Syawal, tentunya sangat meriah ya Mbak? Umumnya di Indonesia berlaku lebaran selama sepekan, namun keramaian acara halal bihalal masih terus dilakukan sepanjang bulan Syawal. Meski demikian, untuk memohon ampunan tentunya bisa dilakukan kapan saja kan Mbak.

      Sekarang ini keramaian lebaran di Indonesia agaknya terus bersambung dengan keramaian menyambut peringatan Hari Kemerdekaan ke-68 dengan berbagai macam kegiatan.

      Terima kasih atas atensi Mbak, mudah-mudahan Allah Swt melimpahkan pula kesuksesan pada diri Mbak Fatimah dalam berkarya dan menebarkan manfaat.
      Salam hormat penuh takzim pula untuk Mbak Fatimah sekeluarga di Sarikei, Sarawak.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s